Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (Q : 7 : 54)
Kesimpulan : Menciptakan Langit + Bumi = 6 masa ……………………… (1)
Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam”. (41 : 9)
Kesimpulan : Menciptakan Bumi = 2 masa …………………………… (2)
Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. (Q 41 : 10)
Kesimpulan : Menciptakan Bumi + Isi Bumi = 4 masa
2 masa (2) + Isi Bumi = 4 masa
Isi Bumi = 4 masa – 2 masa = 2 masa …… (3)
Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas `arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa`at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? (32 : 4)
Kesimpualan : Menciptakan Langit + (Bumi + isi) = 6 masa
Menciptakan Langit + 4 masa = 6 masa
Menciptakan Langit = 6 masa – 4 masa = 2 masa ………. (4)
Ayat yang terakhir (32 : 4) serupa dengan ayat yang paling atas (7 : 54)
Rincian kesimulannya adalah :
- Penciptaan Langit = 2 masa …………….…… (4)
- Penciptaan Bumi = 2 masa ………….………. (2)
- Penciptaan isi Bumi = 2 masa …………………. (3)
——————————————————————
Total penciptaan Langit dan Bumi (+isi) = 6 masa ………….. (1)
Berapakah lamanya 1 masa itu ?
Ada dua penjelasan tentang lamanya 1 masa, yaitu 1 masa = 1.000 tahun dan ada pernyataan juga bahwa 1 masa = 50.000 tahun :
Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. (Q 32 : 5)
Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. (Q 70 : 4)
Andaikan kita berasumsi 1 masa = 50.000 tahun, maka berarti penciptaan Langit dan Bumi adalah hanya 6 x 50.000 tahun = 300.000 tahun.
Angka 300.000 tahun tersebut tentulah menimbulkan ketidaksetujuan dari banyak ilmuwan kondang, termasuk saya yang paling awam.
Cobalah, dan mari kita sama-sama bahas :
Apakah 6 masa tersebut berarti = 300.000 tahun ?? NGGAK DONK !!!
Pastilah ada jeda pada setiap episoda penciptaan tersebut. Kita tidak diberi tahu setelah Langit diciptakan, berapa lama harus menunggu diciptakannya Bumi, dan berapa lama lagi kemudian isi Bumi dibentuk.
Totalnya memang 6 masa, tapi terdiri atas 3 episoda yang pastinya tidak berurutan. Dengan demikian umur Bumi dan Alam Semesta sudah tua (seperti kata Baginda Awang), tentulah niscaya.
Jangankan 100 tahun (2 masa), Allah tentu mampu menciptakan Bumi dalam hitungan kurang dari sedetik pun. Ini yang wajib kita imani.